PURBALINGGA—Musim
penghujan pada tahun ini tidak menentu, intensitas di wilayah
Purbalingga kadang terjadi hujan ringan dan kadang terjadi hujan sangat
deras. Hal tersebut bisa mengakibatkan bencana alam seperti tanah
longsor di dataran tinggi.
Babinsa
Sertu Sebo Kahono Koramil 09/Karangreja melaksanakan pemantauan dan
pengecekan di wilayah binaan karena terjadi tanah longsor yang memutus
jalan desa. Kegiatan bertempat di Desa
Jingkang, Kecamatan Karangjambu, Kabupaten Purbalingga, Senin malam (20/02/2023).
Sertu
Sebo Kahono selaku Babinsa Jingkang mengatakan, tanah longsor ini
terjadi karena intensitas curah hujan yang sangat tinggi sehingga
mengakibatkan terjadi tanah longsor yang memutus jalan penghubung Desa
Jingkang menuju ke Desa Karangjambu.
“Jalan
yang tertimbun tanah longsor sepanjang tujuh meter dengan ketinggian
material tanah kurang lebih sepuluh meter, sehingga jalan tersebut tidak
bisa untuk di lalui baik dengan kendaraan roda dua maupun roda empat,”
kata Babinsa.
Lanjut
Babinsa, kepada warga Desa Jingkang di harapkan selalu waspada jika
terjadi hujan deras, karena di wilayah Desa Jengkang termasuk dataran
tinggi yang rawan terjadi bencana alam tanah longsor.
Di
tempat yang sama, Kades Jingkang Kuatno menyampaikan ucapan terima
kasih dimana Babinsa telah hadir di sini untuk mengecek kejadian tanah
longsor ini, setelah dilakukan koordinasi untuk pembersihan material
akan di lakukan pada hari Selasa pagi tanggal 21/02/2023.
“Pembersihan
material tanah longsor kan dilakukan besuk dan dilakukan secara kerja
bakti oleh warga Desa Jingkang dan Desa Karangjambu, karena situasi pada
hari ini tidak memungkinkan sudah gelap,” ucapnya. (Kn)