Merauke – Suasana hangat dan penuh harapan mewarnai kegiatan
pengarahan kepada calon siswa-siswi SMA Taruna Nusantara yang digelar pada
Selasa pagi (7/4/2026) di Ruang Data Makodim 1707/Merauke, Jln. Raya Mandala,
Kabupaten Merauke - Provinsi Papua Selatan. Kegiatan dipimpin langsung oleh
Dandim 1707/Merauke Letkol Czi Dili Eko Setyawan, S.Ak., M.Han.
Dandim 1707/Merauke menyampaikan rasa bangga dan
apresiasinya kepada para calon siswa yang berhasil lolos seleksi untuk
melanjutkan pendidikan di SMA Taruna Nusantara. Dari total 30 peserta asal
Papua yang diterima, enam di antaranya berasal dari Kabupaten Merauke. Ia
menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan prestasi yang patut disyukuri
sekaligus menjadi langkah awal menuju masa depan yang lebih cerah.
Lebih lanjut, Dandim menjelaskan bahwa para siswa akan
mengikuti kegiatan matrikulasi di SMA Taruna Nusantara yang berlokasi di
Cimahi, Bandung - Jawa Barat. Kegiatan tersebut akan berlangsung selama kurang
lebih tiga bulan sebagai tahap penyesuaian, baik dari segi akademik maupun
kehidupan di lingkungan asrama.
Dalam arahannya, Letkol Czi Dili Eko Setyawan juga
menekankan pentingnya kemandirian dan kedisiplinan selama menjalani pendidikan
di sekolah berasrama. Para siswa akan dituntut untuk mampu mengatur kehidupan
sehari-hari secara mandiri, mulai dari menjaga kebersihan diri hingga mengelola
waktu belajar. Ia mengingatkan bahwa pengalaman ini akan menjadi bekal berharga
dalam membentuk karakter yang kuat dan tangguh.
Tak kalah penting, Dandim memberikan motivasi agar para
siswa tidak merasa minder sebagai putra-putri dari wilayah timur Indonesia. Ia
menegaskan bahwa kesempatan yang diberikan merupakan bukti bahwa mereka
memiliki potensi yang besar. Dengan semangat belajar, keberanian untuk
bertanya, serta kemampuan beradaptasi, para siswa diyakini mampu bersaing dan
berprestasi bersama rekan-rekan dari seluruh Indonesia.
Menutup arahannya, Dandim menyampaikan bahwa pendidikan di
SMA Taruna Nusantara tahun ini diberikan secara gratis, sehingga orang tua
tidak perlu terbebani biaya pendidikan. Ia juga menekankan bahwa tujuan utama
pendidikan tersebut adalah membentuk generasi muda yang berkarakter,
berintegritas, dan mampu menjadi pemimpin masa depan.