Keerom — Komitmen TNI Angkatan Darat menjaga kedekatan
sekaligus kebersamaan dengan masyarakat terus dibuktikan lewat langkah nyata di
lapangan. Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 1701?07/Web, Serka Majali,
anggota Satgas Jembatan Garuda, yang melaksanakan komunikasi sosial (Komsos)
bersama tokoh masyarakat Lambertus Palop dan warga Kampung Umuaf, Distrik Web,
Kabupaten Keerom, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian tak terpisahkan dari tugas
pembinaan teritorial, guna mempererat ikatan batin antara TNI dan rakyat,
sekaligus memastikan infrastruktur yang telah dibangun bisa dimanfaatkan dan
terawat dalam jangka panjang.
Suasana pertemuan berlangsung akrab dan terbuka. Dalam
kesempatan itu, Serka Majali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut
menjaga keamanan, ketertiban lingkungan, serta merawat fasilitas strategis
Jembatan Garuda yang pembangunannya telah rampung.
“Keberhasilan pembangunan tidak hanya terlihat saat
pekerjaan fisik selesai, tapi juga tergantung kepedulian kita semua
memeliharanya. Jembatan ini adalah aset milik bersama, jadi tanggung jawab
merawatnya pun ada di tangan kita semua,” tegas Serka Majali di hadapan warga.
Ia menambahkan, kegiatan Komsos bukan sekadar pertemuan
rutin, melainkan sarana paling efektif untuk mendengar langsung aspirasi warga,
memantau perkembangan situasi di wilayah, serta memperkokoh sinergi TNI?masyarakat
demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban kampung.
Sementara itu, tokoh masyarakat Lambertus Palop menyampaikan
apresiasi mendalam atas kehadiran dan kepedulian Babinsa yang selalu hadir
mendampingi warga. Menurutnya, keberadaan TNI yang aktif berbaur menumbuhkan
rasa aman sekaligus kesadaran kolektif untuk menjaga fasilitas umum demi
kepentingan bersama.
“Kehadiran Babinsa membuat kami merasa tidak sendirian.
Hubungan yang terjalin sangat baik, dan itu membuat kami makin sadar bahwa
fasilitas yang ada harus dijaga agar bermanfaat terus?menerus,” ujar Lambertus.
Lewat kegiatan serupa yang dilakukan secara berkelanjutan,
diharapkan Kampung Umuaf dan sekitarnya tetap aman, nyaman, serta kondusif.
Semangat gotong royong dan kebersamaan yang terjalin pun menjadi kekuatan utama
menjaga hasil pembangunan demi kesejahteraan seluruh masyarakat. (Redamsi
Papua)