PAPUA,
Sentani – Suasana kebersamaan dan keakraban begitu terasa saat sejumlah
warga di Kampung Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura menggelar nonton
bareng (nobar) pertandingan sengit Piala Dunia 2026 antara Brasil versus
Maroko.
Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (14/6/2026) mulai
pukul 06.00 WIT hingga selesai ini dipusatkan di Jalan Raya Doyo Baru, tepatnya
di BTN Daymei Doyo Baru, Kelurahan Doyo Baru. Nobar berjalan aman dan kondusif
berkat pemantauan langsung dari Babinsa Koramil 1701-01/Sentani, Serma
Samsudir.
Sejak awal, para penonton tampak antusias. Tim Samba Brasil,
dengan segudang bintang dan koleksi gelar juara dunia, menjadi unggulan favorit
warga. Namun, semangat suporter Maroko juga tak kalah membara, saling bersorak
setiap kali tim kesayangan mereka menekan pertahanan lawan.
"Bola itu bulat, siapapun boleh menerka tapi tidak ada
yang bisa memastikan siapa yang akan menang," ujar salah satu warga di
sela-sela nobar.
Pertandingan berjalan panas di lapangan, namun dingin dan
terkendali di tribun penonton. Meski tensi meninggi karena kedua tim sama-sama
tangguh, emosi para pendukung tetap terjaga. Tidak ada kericuhan atau saling
ejek yang terjadi.
Menjelang akhir laga, Bapak Sunardi selaku koordinator
pelaksanaan nobar berpesan kepada seluruh penonton agar tetap solid dan menjaga
keakraban, apapun hasil akhir pertandingan.
"Dalam pertandingan pasti ada yang menang dan kalah.
Jangan sampai kemenangan atau kekalahan membuat kita terpecah. Tetap tenang dan
selalu jaga kerukunan," tegas Sunardi.
Hasil akhir pun berbicara. Tidak ada tim yang keluar sebagai
pemenang. Brasil dan Maroko harus rela berbagi angka setelah pertandingan
berakhir imbang dengan skor 1-1.
Meski hasil imbang, wajah-wajah sumringah tetap terlihat.
Nobar berjalan meriah, aman, dan penuh kebersamaan. Malam itu, yang menang
bukan Brasil atau Maroko, melainkan persaudaraan warga Doyo Baru. (Redaksi
Papua)