PAPUA, Waropen – Hamparan kebun jagung di Jalan
Ruambak Jaya SP 7, Distrik Oudate, Kabupaten Waropen, Papua, tampak dipenuhi
semangat kebersamaan pada Sabtu (30/5/2026). Prajurit Yonif TP 860/NSK bersama
masyarakat, petani binaan, dan pemerintah kampung bahu-membahu memanen jagung
manis yang telah memasuki masa panen.
Kegiatan yang dihadiri langsung Wakil Komandan (Wadan) Yonif
TP 860/NSK dan Kepala Kampung Distrik Oudate tersebut menjadi lebih dari
sekadar panen hasil pertanian. Momentum ini menjelma menjadi simbol kuat
sinergi antara TNI dan rakyat dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus
memperkuat perekonomian masyarakat di wilayah pedalaman Papua.
Sejak pagi hari, prajurit TNI bersama warga turun ke lahan
perkebunan untuk memetik jagung yang telah siap panen. Dengan penuh semangat,
hasil panen dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam karung secara gotong royong.
Canda, tawa, dan keakraban terlihat menghiasi aktivitas di tengah kebun,
mencerminkan eratnya hubungan antara aparat teritorial dan masyarakat binaan.
Wadan Yonif TP 860/NSK mengatakan bahwa sektor pertanian
memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Oleh karena
itu, keterlibatan TNI dalam mendampingi masyarakat merupakan bentuk komitmen
untuk membantu meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus mendorong
produktivitas pertanian lokal.
"Kegiatan ini menjadi bukti bahwa TNI tidak hanya hadir
dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga turut berperan aktif mendukung
pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Ketahanan pangan adalah tanggung
jawab bersama yang harus terus diperkuat," ungkapnya.
Tak hanya melakukan panen bersama, kegiatan tersebut juga
diisi dengan dialog santai antara TNI, aparat kampung, dan para petani mengenai
berbagai upaya pengembangan sektor pertanian. Diskusi tersebut membahas
strategi peningkatan hasil produksi, pemanfaatan lahan secara optimal, hingga
pentingnya menjaga keberlanjutan program ketahanan pangan di tingkat kampung.
Kepala Kampung Distrik Oudate mengapresiasi kepedulian dan
keterlibatan Yonif TP 860/NSK yang selama ini aktif mendampingi masyarakat
dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan maupun pertanian. Menurutnya,
kehadiran prajurit di tengah masyarakat memberikan motivasi besar bagi para
petani untuk terus mengembangkan usaha pertanian mereka.
Kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan panen jagung ini
menjadi gambaran nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat yang terus terpelihara.
Melalui pendekatan humanis dan pembinaan teritorial yang adaptif, Yonif TP
860/NSK menunjukkan bahwa pembangunan daerah dapat diwujudkan melalui
kolaborasi, gotong royong, dan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib,
dan lancar. Hasil panen yang diperoleh diharapkan mampu memberikan manfaat
ekonomi bagi masyarakat sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan
produktivitas pertanian di Kabupaten Waropen.
Di tengah tantangan pembangunan wilayah Papua, kebersamaan
yang ditunjukkan dalam panen jagung bersama ini menjadi pesan kuat bahwa
ketahanan pangan tidak hanya dibangun dari lahan pertanian, tetapi juga dari
sinergi, kerja sama, dan semangat persatuan antara TNI dan masyarakat.
"Bersama rakyat, TNI kuat. Bersama petani, ketahanan
pangan semakin hebat."