PAPUA SELATAN, Merauke – Pangdam XXIV/Mandala Trikora
Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia, S.E., meninjau langsung progres
pembangunan fasilitas Yon TP 817/Aoba sekaligus pembangunan Markas Yonif Brigif
83/Bugodi di kawasan Mayon Brigif 83/Bugodi, Jalan Poros Blandin Kakayo,
Kampung Blandin Kakayo, Distrik Jegebob, Merauke, Papua Selatan, Rabu
(22/07/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh
proses pembangunan berjalan sesuai rencana sehingga kedua satuan dapat segera
beroperasi secara optimal dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI Angkatan
Darat serta memperkuat sistem pertahanan di wilayah Papua Selatan.
Turut mendampingi Pangdam dalam peninjauan tersebut Irdam
XXIV/MT Brigjen TNI Dwi Endrosasongko, S.Sos., M.I.P., bersama para Asisten
Kasdam XXIV/MT, Danbrigif 83/Bugodi, Danyonif TP 817/Aoba, Dandeninteldam
XXIV/MT, Waaslog Kasdam XXIV/MT, serta Pabandya Ops Sopsdam XXIV/MT.
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam meninjau secara langsung
sejumlah fasilitas utama yang tengah dibangun serta menerima paparan mengenai
perkembangan pekerjaan, kualitas pembangunan, dan target penyelesaian dari
pelaksana proyek.
Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia menegaskan bahwa
setiap pembangunan infrastruktur satuan harus mengutamakan kualitas agar mampu
memberikan manfaat jangka panjang bagi pembinaan prajurit sekaligus mendukung
kesiapan operasional satuan.
"Setiap fasilitas yang dibangun harus memenuhi standar
kualitas sehingga benar-benar dapat menunjang kesiapan operasional satuan dan
memberikan kenyamanan bagi prajurit dalam melaksanakan tugas. Infrastruktur
yang baik akan melahirkan satuan yang kuat. Karena itu seluruh pembangunan
harus dikerjakan dengan penuh tanggung jawab agar dapat memberikan manfaat
maksimal bagi prajurit dan organisasi," tegas Pangdam.
Menurut Pangdam, keberadaan Yon TP 817/Aoba dan Markas Yonif
Brigif 83/Bugodi merupakan bagian penting dari penguatan organisasi Kodam
XXIV/Mandala Trikora. Oleh karena itu, seluruh proses pembangunan harus
dilaksanakan secara tepat waktu, berkualitas, transparan, dan akuntabel guna
mendukung peningkatan kesiapan pertahanan di wilayah Papua Selatan.
Pangdam menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur
pertahanan merupakan investasi strategis jangka panjang dalam mewujudkan satuan
yang profesional, modern, adaptif, dan siap melaksanakan berbagai tugas
operasi. Untuk itu, setiap tahapan pembangunan harus diselesaikan sesuai target
agar kedua satuan segera siap mendukung pembinaan kekuatan serta pelaksanaan
tugas operasional Kodam XXIV/Mandala Trikora dalam menjaga kedaulatan Negara
Kesatuan Republik Indonesia, khususnya di wilayah Papua Selatan.