Banjarnegara - Tidak semua perjuangan dalam pembangunan terlihat di ujung sekop atau saat adukan beton diratakan. Ada tenaga-tenaga yang bekerja di balik layar, memastikan setiap sak semen tiba tepat di lokasi pengecoran. Itulah yang dilakukan Iwan bersama Tukino saat memikul semen untuk mendukung pembangunan rabat beton sepanjang 737 meter, lebar 2,5 meter, dan tebal 0,15 meter dalam program TMMD Reguler ke-129 TA 2026 Kodim 0704/Banjarnegara di Dusun Kunir RT 01/09, Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Rabu (05/08/2026).
Dengan sebatang bambu di pundak dan satu sak semen yang tergantung di setiap sisi, keduanya melangkah menyusuri jalur menuju titik pengecoran. Medan yang dilalui tidak selalu rata, namun langkah mereka tetap mantap. Mereka memahami bahwa tanpa pasokan semen yang lancar, proses pengecoran akan terhenti.
Sesampainya di lokasi, semen segera diturunkan dan langsung digunakan oleh anggota Satgas yang sedang mengoperasikan mesin molen. Tidak lama kemudian, Iwan dan Tukino kembali berjalan mengambil sak semen berikutnya. Aktivitas itu terus berulang sejak pagi hingga pekerjaan selesai.
Bagi keduanya, membantu TMMD adalah bentuk kepedulian terhadap kampung halaman. Jalan yang sedang dibangun nantinya bukan hanya memudahkan mereka sendiri, tetapi juga seluruh warga Desa Gumelem Kulon dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Semangat mereka mendapat apresiasi dari anggota Satgas TMMD. Kerja sama antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama yang membuat setiap tahapan pembangunan berjalan lancar. Tidak ada pekerjaan yang dianggap ringan ataupun berat, semuanya dikerjakan bersama dengan semangat gotong royong.
Pembangunan rabat beton yang menjadi sasaran utama TMMD diharapkan mampu meningkatkan akses menuju lahan pertanian, sekolah, serta memperlancar mobilitas masyarakat. Karena itu, kelancaran distribusi material seperti semen menjadi bagian yang sangat menentukan keberhasilan pekerjaan.
Mengusung tema "TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa," TMMD Reguler ke-129 Kodim 0704/Banjarnegara kembali menunjukkan bahwa keberhasilan pembangunan lahir dari kerja bersama. Di balik jalan beton yang mulai terbentang, terdapat keringat Iwan, Tukino, dan banyak warga lainnya yang rela memikul beban demi menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi Desa Gumelem Kulon. (Pendimbna).