PAPUA, Waropen – Kedekatan antara prajurit TNI dengan
masyarakat kembali terlihat dalam kegiatan BERSATU (Beribadah Bersama Tumbuhkan
Persaudaraan) yang digelar Prajurit Yonif TP 860/NSK di Masjid Al Jihad,
Kabupaten Waropen, Jumat (3/7/2026).
Kegiatan yang dipimpin Perwira Pendamping Letda Dzikri Abdul
itu menjadi bagian dari upaya Yonif TP 860/NSK mempererat hubungan emosional
dengan masyarakat melalui pendekatan keagamaan. Tidak sekadar melaksanakan
ibadah, para prajurit juga membaur bersama jamaah dalam suasana penuh
kehangatan, kebersamaan, dan kekeluargaan.
Sejak sebelum pelaksanaan Sholat Jumat dimulai, prajurit
tampak berinteraksi dengan warga sekitar. Momen tersebut menjadi ruang
silaturahmi yang memperkuat komunikasi sosial sekaligus menumbuhkan rasa saling
percaya antara TNI dan masyarakat di wilayah penugasan.
Keikutsertaan personel Yonif TP 860/NSK juga terlihat dalam
rangkaian pelaksanaan ibadah. Prada Nasrullah dipercaya sebagai khatib yang
menyampaikan khutbah Jumat, sementara Bapak Bidodo bertugas sebagai takmir.
Adapun Bapak Yusuf dan Bapak M. Bakhri mengumandangkan azan sebagai Muadzin I
dan Muadzin II.
Pelaksanaan ibadah berlangsung khusyuk, tertib, aman, dan
lancar hingga selesai. Kehadiran prajurit di tengah masyarakat pun mendapat
sambutan hangat dari jamaah yang mengikuti Sholat Jumat di Masjid Al Jihad.
Program BERSATU merupakan salah satu bentuk pembinaan
teritorial yang terus dijalankan Yonif TP 860/NSK selama melaksanakan tugas di
Kabupaten Waropen. Melalui kegiatan keagamaan, prajurit tidak hanya menjalankan
tugas menjaga keamanan wilayah, tetapi juga hadir sebagai mitra masyarakat
dalam mempererat persaudaraan dan memperkokoh nilai-nilai kebersamaan.
Pendekatan humanis tersebut menjadi bagian dari komitmen
Yonif TP 860/NSK dalam mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan
terjalinnya komunikasi yang harmonis serta hubungan yang semakin erat,
diharapkan stabilitas keamanan dan kondusivitas wilayah Kabupaten Waropen dapat
terus terjaga.
Semangat kebersamaan yang terbangun melalui Program BERSATU
menjadi bukti bahwa ibadah bukan hanya mendekatkan manusia kepada Tuhan, tetapi
juga menjadi jembatan yang memperkuat persaudaraan, mempererat silaturahmi, dan
menumbuhkan sinergi antara TNI dan masyarakat demi terciptanya kehidupan yang
damai, aman, dan harmonis.