PAPUA, Sarmi – Dalam rangka mempererat tali
persaudaraan dan memupuk semangat nasionalisme, personel Batalyon Infanteri
(Yonif) TP 809/NTM turut ambil bagian dalam kegiatan Kirab Merah Putih yang
diselenggarakan di Kabupaten Sarmi, Papua, pada Rabu, 1 Juli 2026.
Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat ini
menjadi simbol persatuan antara TNI dan masyarakat di wilayah paling timur
Indonesia. Tidak hanya dari pihak Yonif TP 809/NTM, kegiatan ini juga diikuti
oleh personel Kodim 1712/Sarmi, jajaran Pemerintah Kabupaten Sarmi, serta
diikuti dengan antusias oleh segenap lapisan masyarakat setempat.
Kirab Merah Putih ini bukan sekadar prosesi arak-arakan
bendera, melainkan sebuah gerakan moral untuk menanamkan rasa cinta yang
mendalam terhadap Sang Saka Merah Putih. Di tengah dinamika wilayah Sarmi yang
strategis, kegiatan ini bertujuan untuk memperkokoh jati diri bangsa dan
menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Sepanjang rute kirab, masyarakat terlihat membaur dengan
aparat keamanan. Kibaran bendera merah putih yang dibawa oleh para peserta
kirab menciptakan suasana yang syahdu, sekaligus membangkitkan kebanggaan bagi
siapa saja yang menyaksikannya. Sinergi yang ditunjukkan antara TNI dan warga
menunjukkan bahwa semangat cinta tanah air telah mengakar kuat di hati
masyarakat Sarmi.
Salah satu personel Yonif TP 809/NTM yang terlibat langsung
dalam kegiatan tersebut, Prada Faiz, mengungkapkan rasa bangganya dapat menjadi
bagian dari agenda kebangsaan ini. Baginya, berjalan di bawah kibaran bendera
merah putih bersama masyarakat memberikan pengalaman emosional tersendiri.
"Tentu ini menjadi kebanggaan luar biasa bagi saya
pribadi bisa ikut serta dalam Kirab Merah Putih di Sarmi ini. Saat melihat
masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari orang tua hingga anak-anak
sekolah, semuanya tumpah ruah ikut mengarak bendera dengan wajah penuh senyum,
saya merasa semangat nasionalisme di sini sangat luar biasa," ujar Prada
Faiz di sela-sela kegiatan.
Pemerintah Kabupaten Sarmi menyambut positif inisiatif
kolaboratif ini. Kirab Merah Putih ditutup dengan sesi ramah tamah yang
memperlihatkan keakraban antara TNI dan warga. Kegiatan ini diharapkan dapat
menjadi agenda rutin guna menjaga stabilitas dan kerukunan di wilayah Kabupaten
Sarmi, serta menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat akan pentingnya
menjaga persatuan di bawah naungan NKRI.