PAPUA, Sarmi – Dalam rangka memperingati Hari Ulang
Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Kepolisian Resor (Polres) Sarmi menggelar
upacara besar yang berlangsung khidmat dan penuh rasa kebersamaan. Kegiatan
yang dilaksanakan pada Rabu, 1 Juli 2026 ini, menjadi bukti nyata kokohnya
sinergitas antara TNI dan Polri di wilayah hukum Kabupaten Sarmi. Hadir sebagai
bentuk dukungan penuh, sejumlah personel dari Batalyon Infanteri (Yonif) TP
809/NTM turut serta mengikuti jalannya upacara dengan penuh khidmat di lapangan
upacara Mapolres Sarmi.
Bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara (Irup) adalah
Kapolres Sarmi, AKBP Ruben Palayukan, S.Pt., S.I.K. Upacara peringatan hari
jadi Korps Bhayangkara yang ke-80 ini juga dihadiri oleh unsur jajaran
Forkopimda Kabupaten Sarmi, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tokoh adat
setempat.
Dalam amanatnya, Kapolres Sarmi AKBP Ruben Palayukan
menekankan betapa pentingnya menjaga stabilitas keamanan di wilayah Sarmi
melalui kolaborasi yang solid. Beliau menggarisbawahi bahwa tugas menjaga
ketertiban bukan hanya berada di pundak kepolisian semata, melainkan tanggung
jawab bersama.
"Tantangan tugas ke depan akan semakin kompleks. Oleh
karena itu, saya menekankan dengan sangat perlunya kerja sama yang erat,
integratif, dan berkesinambungan antar seluruh pihak pemerintah dan stakeholder
di Kabupaten Sarmi dalam pemeliharaan kedamaian. Kita tidak bisa berjalan
sendiri-sendiri," tegas AKBP Ruben Palayukan dalam pidatonya.
Lebih lanjut, Kapolres menyampaikan apresiasi yang
setinggi-tingginya kepada personel TNI, khususnya Yonif TP 809/NTM, yang selama
ini selalu bahu-bahu bersama Polri dalam menjaga kondusifitas wilayah.
Sinergitas ini diharapkan terus terjaga demi mewujudkan Sarmi yang aman, damai,
dan sejahtera.
Seusai pelaksanaan upacara utama yang bernuansa sakral,
kegiatan dilanjutkan dengan serangkaian acara tambahan yang menarik perhatian
seluruh tamu undangan.
Suasana yang semula formal berubah menjadi hangat dan meriah
saat Ibu-ibu Bhayangkari Polres Sarmi menampilkan sebuah persembahan khusus.
Dengan mengenakan pakaian seragam khasnya, mereka menampilkan kreativitas yang
memukau sebagai bentuk dukungan moril terhadap tugas-tugas suami sebagai
pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Sebagai puncak dari komitmen nyata dalam memberantas
penyakit masyarakat, acara dilanjutkan dengan aksi pemecahan botol minuman
keras (miras). Pemusnahan ratusan botol miras beralkohol ini dipimpin langsung
oleh Kapolres Sarmi bersama jajaran Forkopimda dan perwakilan Yonif TP 809/NTM.
Tindakan tegas ini simbol dari perang total Polres Sarmi dan
seluruh elemen daerah terhadap peredaran miras, yang selama ini kerap menjadi
pemicu utama terjadinya gangguan kamtibmas dan kriminalitas di wilayah Sarmi.
Dengan suksesnya penyelenggaraan HUT Bhayangkara ke-80 ini,
diharapkan hubungan lintas instansi di Kabupaten Sarmi, terutama antara Polres
Sarmi dan Yonif TP 809/NTM, semakin solid demi menjaga kedaulatan serta
kedamaian di "Kota Ombak" Sarmi.