PAPUA SELATAN, MERAUKE – Semangat gotong-royong
antara prajurit TNI dan masyarakat kembali membuahkan hasil nyata. Pembangunan
dua titik Jembatan Aramco di wilayah Kampung Win Jaya, Distrik Kurik, Kabupaten
Merauke, Provinsi Papua Selatan, melalui Program Karya Bakti TNI Angkatan Darat
Tahun Anggaran 2026, kini telah rampung dan siap digunakan masyarakat. Selasa
(1/9/2026).
Rampungnya kedua jembatan tersebut menjadi kabar gembira
bagi masyarakat karena keberadaannya akan semakin memperlancar berbagai
aktivitas sehari-hari, mulai dari mobilitas anak-anak menuju sekolah, aktivitas
pertanian, hingga transportasi dan kegiatan ekonomi masyarakat. Jembatan ini
sekaligus menjadi penghubung penting yang diharapkan mampu membuka akses dan
mempererat hubungan antarwarga di wilayah Distrik Kurik.
Dandim 1707/Merauke Letkol Inf Bayu Prabowo, S.I.P.
menegaskan bahwa pembangunan dua Jembatan Aramco tersebut telah selesai
dikerjakan dan siap difungsikan. Menurutnya, kehadiran jembatan bukan sekadar
menghadirkan infrastruktur, tetapi juga memberikan kemudahan bagi masyarakat
dalam menjalankan berbagai aktivitas serta mendukung peningkatan perekonomian
dan kesejahteraan warga.
Dalam proses pembangunannya, Prajurit Kodim 1707/Merauke
bersama Prajurit Yonif TP 802/WMJ Brigif 83 Bugodi dan masyarakat setempat
bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan melalui semangat gotong-royong.
Kebersamaan tersebut tidak hanya mempercepat pembangunan, tetapi juga
menumbuhkan rasa memiliki antara TNI dan Masyarakat. Dengan rasa memiliki yang
kuat, masyarakat diharapkan turut menjaga dan merawat jembatan agar dapat
digunakan dalam jangka panjang.
Lebih lanjut, Letkol Inf Bayu Prabowo menjelaskan bahwa dua
Jembatan Aramco yang telah rampung tersebut menjadi penghubung antara Kampung
Win Jaya dan Kampung Harapan Makmur, Distrik Kurik. Rampungnya jembatan ini
menjadi bukti nyata bahwa ketika TNI dan rakyat bersatu, keterbatasan bukanlah
penghalang untuk menghadirkan pembangunan. Dari kerja bersama, lahir akses;
dari gotong royong, tumbuh harapan dan masa depan yang lebih baik bagi
masyarakat Kurik Merauke.