Banjarnegara - Kebahagiaan tidak selalu hadir dari pekerjaan besar. Bagi Pak Kirno, warga Dusun Kunir RT 01/09, Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, kesempatan mengisi ember dengan batu split untuk membantu pembangunan jalan desa sudah menjadi kebanggaan tersendiri. Dengan senyum yang tak lepas dari wajahnya, ia ikut mendukung TMMD Reguler ke-129 TA 2026 Kodim 0704/Banjarnegara, Minggu (02/08/2026).
Di tengah kesibukan pengecoran rabat beton sepanjang 737 meter, lebar 2,5 meter, dan tebal 0,15 meter, Pak Kirno terlihat memindahkan batu split ke dalam ember. Ember-ember itu kemudian dibawa menuju mesin molen sebagai bahan utama pembuatan adukan beton yang akan membentuk jalan baru di desanya.
Meski pekerjaannya tampak sederhana, Pak Kirno melakukannya dengan penuh semangat. Baginya, setiap ember batu split yang berhasil diangkut merupakan bentuk nyata partisipasinya dalam pembangunan yang akan dinikmati seluruh masyarakat.
"Saya senang bisa ikut membantu TMMD. Tenaga saya mungkin tidak banyak, tapi kalau dikerjakan bersama-sama pasti hasilnya besar," ungkap Pak Kirno dengan wajah penuh semangat.
Di sekitarnya, anggota Satgas TMMD bersama warga lainnya terus bekerja tanpa mengenal lelah. Mesin molen berputar, angkong hilir mudik membawa adukan beton, sementara sebagian warga meratakan hasil pengecoran. Seluruh pekerjaan berlangsung dalam suasana kebersamaan yang hangat dan penuh semangat gotong royong.
Keikutsertaan warga seperti Pak Kirno menjadi bukti bahwa TMMD bukan hanya program pembangunan fisik, tetapi juga wadah yang mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Setiap orang berkontribusi sesuai kemampuan masing-masing demi satu tujuan, yaitu menghadirkan infrastruktur yang lebih baik bagi desa.
Pembangunan rabat beton ini diharapkan mampu memperlancar akses transportasi masyarakat Desa Gumelem Kulon, memudahkan pengangkutan hasil pertanian, serta meningkatkan aktivitas ekonomi dan pendidikan warga.
Mengusung tema "TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa," TMMD Reguler ke-129 Kodim 0704/Banjarnegara terus menunjukkan bahwa pembangunan yang kokoh lahir dari semangat kebersamaan. Bagi Pak Kirno, ember yang berisi batu split bukan sekadar material bangunan, tetapi simbol keikhlasan warga dalam ikut membangun masa depan desanya.(Pendimbna).