PAPUA, Jayapura – Komandan Kodim (Dandim)
1701/Jayapura, Kolonel Inf Taufik Hidayat menghadiri kegiatan Coffee Morning
bertema “Menyiapkan Generasi Muda Papua dalam Menyongsong Indonesia Emas 2045”
yang digelar di Aula Makorem 172/PWY, Jalan Raya Abepura, Kelurahan Hedam,
Distrik Heram, Kota Jayapura, Selasa (26/5/2026).
Kegiatan strategis yang diikuti sekitar 100 peserta tersebut
mengusung subtema “Bersama Mendukung Pemerintah dalam Kerja Sinergi bagi
Kemajuan Papua di 2045” dan dimoderatori akademisi sekaligus motivator Papua,
Jose Alvan Ohei, S.S., M.Hum.
Forum lintas sektoral ini dihadiri langsung Pangdam
XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, S.H., M.M., Kabinda
Papua Brigjen TNI Dedi Hardono, S.IP., Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI
Haryantana, S.H., Danrem 172/PWY Brigjen TNI Robby Suryadi, S.Sos., M.M., serta
para pejabat utama Kodam XVII/Cenderawasih dan Korem 172/PWY.
Turut hadir sejumlah tokoh penting Papua sebagai narasumber
dan penanggap aktif, di antaranya Kepala BP3OKP Alberth Yoku, Ketua MRP Papua
Nerlince Wamuar, S.E., M.Pd., Wakil Rektor III USTJ Bonefasius Bao, S.IP.,
M.A., Ketua PWNU Papua Dr. KH. Tony Wanggai, Tokoh Agama Pastor Jhon Jhonga,
Kadis Pendidikan Kota Jayapura Rocky Bebena, para Ondoafi, serta kepala suku
dari berbagai wilayah adat di Papua.
Dalam sambutannya, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI
Febriel Buyung Sikumbang menegaskan pentingnya perhatian bersama terhadap
tantangan dunia pendidikan dan degradasi moral sosial di kalangan generasi
muda, seperti penyalahgunaan minuman keras dan narkoba.
Menurut Pangdam, generasi muda Papua merupakan aset
strategis bangsa yang harus dipersiapkan sejak dini melalui kolaborasi seluruh
elemen masyarakat, sehingga mampu menjadi sumber daya manusia unggul dalam
menyongsong Indonesia Emas 2045.
Sementara itu, Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI
Haryantana dalam sesi penutupan menyampaikan apresiasi kepada Korem 172/PWY
atas terselenggaranya forum tersebut. Ia menegaskan komitmen Kodam
XVII/Cenderawasih untuk terus mendukung pembinaan teritorial dan komunikasi
sosial dalam rangka menciptakan SDM Papua yang berkualitas, berkarakter, dan
berdaya saing.
Sebagai tuan rumah kegiatan, Danrem 172/PWY Brigjen TNI
Robby Suryadi menyampaikan bahwa forum serupa juga akan dilaksanakan di wilayah
Provinsi Papua Pegunungan sebagai bentuk kepedulian nyata TNI terhadap
pembangunan generasi muda Papua secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Diskusi berlangsung dinamis dan konstruktif dengan berbagai
masukan strategis, mulai dari penguatan peran keluarga, optimalisasi
keterlibatan lembaga adat dan tokoh agama dalam pembinaan karakter pelajar,
hingga pentingnya perlindungan hak-hak Orang Asli Papua (OAP) dalam bingkai
Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dalam keterangannya, Dandim 1701/Jayapura Kolonel Inf Taufik
Hidayat menegaskan kesiapan jajaran Kodim untuk mengawal implementasi hasil
diskusi secara nyata di wilayah teritorial.
“Kami di Kodim 1701/Jayapura siap mengawal dan
menindaklanjuti seluruh gagasan konstruktif yang lahir dari forum Coffee
Morning ini. Mempersiapkan generasi muda Papua menuju Indonesia Emas 2045 bukan
lagi sekadar rencana, melainkan tanggung jawab bersama yang harus mulai
diwujudkan dari sekarang,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan pembinaan generasi muda Papua
memerlukan sinergitas tanpa batas antara TNI-Polri, pemerintah daerah, lembaga
adat, tokoh agama, serta dunia pendidikan.
“Tantangan di lapangan sangat kompleks, mulai dari
peningkatan kualitas literasi anak-anak sekolah hingga ancaman penyakit sosial
seperti miras dan narkoba. Karena itu, peran Babinsa di kampung-kampung akan
terus dioptimalkan sebagai ujung tombak pembinaan teritorial dan penguatan
karakter generasi muda,” tegasnya.
Kolonel Inf Taufik Hidayat juga mengajak seluruh elemen
masyarakat untuk menghilangkan ego sektoral dan memperkuat kolaborasi demi
menciptakan SDM Papua yang unggul, cerdas, berkarakter, serta tetap menjunjung
tinggi nilai-nilai kearifan lokal dalam bingkai NKRI.
“Kemajuan Papua pada tahun 2045 sangat ditentukan oleh
kualitas generasi muda hari ini. Mari kita bergandengan tangan membangun masa
depan Papua yang lebih maju, aman, dan sejahtera,” pungkasnya. (Redaksi Papua)