PAPUA, Waropen – Personel Batalyon Infanteri TP
860/NSK kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keseimbangan antara tugas
pengabdian kepada negara dan pembinaan mental spiritual melalui pelaksanaan
Ibadah Minggu bersama masyarakat di Kabupaten Waropen, Provinsi Papua, Minggu
(2/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 12.00 WIT
tersebut menjadi bagian dari program pembinaan mental (Bintal) rohani yang
rutin dilaksanakan guna memperkuat keimanan dan ketakwaan setiap prajurit
kepada Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus mempererat hubungan harmonis antara TNI
dengan masyarakat di wilayah penugasan.
Pelaksanaan ibadah dilakukan di dua rumah ibadah yang
berbeda. Sejumlah personel mengikuti misa di Gereja Katolik St. Yoseph SP 6
yang dipimpin Pastor Yoka, sementara personel lainnya melaksanakan ibadah di
Gereja GKI Bhetania Waren yang dipimpin Pendeta Martina Arwam.
Sebelum pelaksanaan ibadah, seluruh personel terlebih dahulu
melaksanakan persiapan dan bergerak dari markas menuju lokasi gereja
masing-masing. Seluruh rangkaian ibadah berlangsung dengan penuh kekhusyukan
bersama jemaat setempat, mencerminkan semangat toleransi, kebersamaan, dan
penghormatan terhadap nilai-nilai keagamaan.
Usai ibadah, para prajurit tidak langsung kembali ke markas.
Mereka memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menjalin komunikasi sosial
(komsos) dengan tokoh agama maupun masyarakat sekitar. Suasana hangat dan penuh
keakraban tampak mewarnai pertemuan tersebut, sebagai wujud nyata pendekatan
humanis yang terus dikedepankan oleh prajurit Yonif TP 860/NSK selama bertugas
di Kabupaten Waropen.
Interaksi yang terjalin diharapkan mampu memperkuat
silaturahmi, meningkatkan rasa saling percaya, serta memperkokoh kemanunggalan
TNI dengan rakyat sebagai fondasi utama dalam menciptakan situasi yang aman,
damai, dan kondusif di wilayah Papua.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan,
personel kembali ke markas untuk melaksanakan konsolidasi. Seluruh kegiatan
berlangsung dalam keadaan aman, tertib, lancar, dan terkendali.
Selain menjadi sarana pembinaan rohani, kegiatan ini juga
mencerminkan kepedulian Yonif TP 860/NSK dalam membangun hubungan yang harmonis
dengan tokoh agama serta jemaat di wilayah penugasan. Kehadiran prajurit di
tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman, memperkuat
kebersamaan, serta menjadi bagian dari upaya menciptakan kehidupan sosial yang
rukun dan penuh toleransi di Kabupaten Waropen.
Melalui kegiatan seperti ini, Yonif TP 860/NSK menegaskan
bahwa pengabdian seorang prajurit tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan
tugas menjaga keamanan wilayah, tetapi juga melalui pembinaan karakter,
penguatan nilai-nilai spiritual, serta kedekatan dengan masyarakat sebagai
mitra strategis dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.