PAPUA, Jayapura – Semangat persaudaraan lintas iman
kembali diteguhkan dalam kegiatan Silaturahmi dan Dialog Kerukunan Beragama
bertajuk “Torang Basudara” yang digelar di Pondok Pesantren Darul Qur’an
Wadda’wah (DQD), Kelurahan Argapura, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura,
Kamis (28/5/2026).
Kegiatan yang mengangkat tema “Merajut Silaturahmi Lintas
Iman untuk Jayapura Damai dalam Dialog Kerukunan Umat Beragama” tersebut
dihadiri unsur Forkopimda, Kementerian Agama, Forum Kerukunan Umat Beragama
(FKUB), serta tokoh agama Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, dan Buddha
se-Kota Jayapura.
Mewakili Dandim 1701/Jayapura, Kepala Staf Kodim (Kasdim)
1701/Jayapura Letkol Arm. Mustafa, S.T., M.IP., menegaskan bahwa kerukunan
antarumat beragama merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas keamanan
dan kedamaian di Tanah Papua.
Menurutnya, keamanan tidak akan dapat terwujud secara
optimal apabila hanya bertumpu pada aparat keamanan tanpa dukungan harmoni
sosial yang kuat di tengah masyarakat.
“Papua adalah rumah bersama yang dibangun di atas
keberagaman suku, agama, budaya, dan adat istiadat. Perbedaan bukan alasan
untuk terpecah, melainkan kekuatan besar untuk membangun Papua yang damai,
maju, dan sejahtera,” ujar Letkol Arm. Mustafa di hadapan para tokoh agama dan
peserta dialog.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat lokal “Torang
Basudara” sebagai benteng sosial masyarakat Papua dalam menghadapi berbagai
ancaman perpecahan, termasuk penyebaran hoaks, ujaran kebencian, hingga
provokasi bernuansa SARA yang marak berkembang di media sosial.
“Semangat ‘Torang Basudara’ bukan sekadar slogan, tetapi
komitmen moral yang harus terus diwariskan kepada generasi muda sebagai perekat
persatuan dan penjaga kedamaian di Papua,” tegasnya.
Kasdim menambahkan, Kodim 1701/Jayapura berkomitmen untuk
terus hadir di tengah masyarakat tanpa membedakan latar belakang suku, agama,
maupun golongan.
“Kami mendukung penuh ruang-ruang dialog lintas iman seperti
ini. TNI hadir untuk seluruh rakyat melalui berbagai kegiatan sosial,
pendidikan, kesehatan, hingga pembinaan generasi muda agar tumbuh menjadi
pelopor persatuan, bukan kekerasan,” tambahnya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat, penuh
kekeluargaan, dan sarat pesan perdamaian. Sejumlah tokoh turut memberikan
pandangan dan ajakan menjaga toleransi serta persatuan di Kota Jayapura.
Di antaranya Asisten II Setda Kota Jayapura Abdul Majid,
S.Pd., M.Md., Ketua FKUB Kota Jayapura Pdt. Hein Carlos Mano, S.Th., M.Si., Kajari Jayapura Adam Saimima, S.H., M.H.,
Kapolsek Jayapura Selatan AKP Zakaruddin, S.H., M.H., serta Kepala Kantor
Kementerian Agama Kota Jayapura Hj. Ani Matdoan, S.Ag., M.M.
Seluruh tokoh agama yang hadir secara bergantian
menyampaikan komitmen bersama untuk terus menebarkan pesan kasih, toleransi,
persaudaraan, dan kebijaksanaan kepada umat masing-masing demi menjaga Papua
tetap aman, damai, dan harmonis.