PAPUA, Jayapura – Komitmen TNI AD dalam mendukung
program strategis pemerintah di sektor pangan terus diwujudkan melalui peran
aktif aparat kewilayahan Kodim 1701/Jayapura. Hal tersebut terlihat dalam
kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 yang digelar di
sejumlah wilayah Papua, Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan panen raya tersebut menjadi bagian dari upaya
bersama memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong terwujudnya
swasembada pangan yang berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor antara
TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat.
Di wilayah Koramil 1701-22/Muara Tami, Babinsa Serda Agus
Setiawan menghadiri kegiatan Zoom Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II,
Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta Launching Operasional 166
SPPG Polri yang dilaksanakan di lahan pertanian Koya Barat, Distrik Muara Tami,
Kota Jayapura.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolda Papua Irjen Pol.
Petrus Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si., dan diikuti sekitar 80 peserta yang terdiri
dari unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, kelompok tani, serta stakeholder
terkait lainnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dankodaeral X Mayjen TNI
(Mar) Sugianto, S.Sos., M.M., M.Tr.Opsla., Penjabat Sekda Papua Christian
Sohilait, S.T., M.Si., jajaran pejabat utama Polda Papua, serta
unsur Forkopimda Papua.
Dalam sambutannya, Kapolda Papua menegaskan bahwa Panen Raya
Jagung Serentak Kuartal II merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program
prioritas pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan nasional.
Menurutnya, sinergitas antara pemerintah daerah, TNI-Polri,
kelompok tani dan seluruh elemen masyarakat menjadi faktor penting dalam
memperkuat ketahanan pangan yang berdampak langsung terhadap stabilitas
keamanan dan kesejahteraan masyarakat.
Selain melaksanakan panen raya dan penyerahan bantuan bibit
serta pupuk jagung kepada kelompok tani, seluruh peserta juga mengikuti Zoom
Meeting bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Kapolri
Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam rangka penguatan program swasembada
pangan nasional Tahun 2026.
Sementara itu, di wilayah Koramil 1701-11/Nimboran, Babinsa
Serka Lakasmin mewakili Danramil 1701-11/Nimboran menghadiri kegiatan Panen
Raya Jagung Kuartal II Tahun 2026 yang berlangsung di lahan pertanian milik
Bapak Kasno, Kampung Nimbokrang, Distrik Nimbokrang, Kabupaten Jayapura.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolres Jayapura AKBP
Dion, Kadistrik Nimbokrang Sujono Efendi, Kepala Puskesmas Nimbokrang Ibu Nani,
para kepala kampung se-Distrik Nimbokrang, Ondoafi Bernard Kuaji, serta
kelompok tani setempat.
Pemilik lahan Bapak Kasno mengatakan bahwa kehadiran Babinsa
bersama aparat TNI-Polri di tengah masyarakat mendapat apresiasi dari para
petani. Pemilik lahan, Bapak Kasno, mengaku terbantu dengan pendampingan yang
diberikan aparat selama proses pertanian hingga masa panen.
“Kami merasa sangat terbantu dengan kehadiran Bapak TNI dan
Polri yang selalu mendampingi, memberikan motivasi serta masukan kepada para
petani. Kehadiran mereka menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan
hasil pertanian,” ujar Kasno.
Pada kesempatan tersebut, Babinsa Koramil 1701-11/Nimboran
Serka Lakasmin menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam sektor pertanian
merupakan bagian dari pelaksanaan tugas pembinaan teritorial guna mendukung
program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional.
“Panen raya ini menjadi bukti nyata sinergi TNI, Polri,
pemerintah daerah dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Kehadiran Babinsa di wilayah binaan merupakan wujud kepedulian TNI terhadap
kesejahteraan petani sekaligus upaya bersama mewujudkan swasembada pangan yang
berkelanjutan,” tegasnya.
Ia menambahkan, Babinsa akan terus aktif mendampingi
masyarakat mulai dari pengolahan lahan, masa tanam hingga panen guna
meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat di wilayah
binaan.
Momentum Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II tersebut
sekaligus menjadi simbol kuatnya kolaborasi seluruh elemen bangsa dalam menjaga
ketahanan pangan nasional serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat
melalui sektor pertanian. (Redaksi Papua)