PAPUA SELATAN,
Merauke — Pangdam
XXIV/Mandala Trikora (MT) Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia, S.E.,
menutup Penataran Tenaga Teknis Konstruksi Bangunan TA 2026 di Lapangan
Denzipur 11/MA, Merauke, Papua Selatan, Rabu (9/9/2026).
Penutupan
ditandai demonstrasi keterampilan peserta yang menampilkan kemampuan
pertukangan kayu, pasangan batu, pemasangan tekel, pengecoran beton, pengelasan
hingga pemasangan rangka baja ringan. Demonstrasi tersebut menjadi bukti hasil
pembekalan teknis selama dua pekan.
Pangdam
menegaskan, keterampilan yang diperoleh tidak boleh berhenti setelah penataran.
Prajurit diminta terus berlatih dan siap mengambil peran dalam berbagai
kegiatan pembangunan di satuan maupun untuk kepentingan masyarakat.
“Ilmu dan
keterampilan yang kalian dapat selama dua minggu ini jangan disia-siakan.
Kembali ke satuan, kalau ada kegiatan pembangunan. Tawarkan diri dan katakan
siap membantu,” tegas Pangdam.
Menurutnya,
kemampuan konstruksi menjadi bekal penting untuk mendukung pembangunan berbagai
fasilitas, seperti sekolah, jembatan, rumah dan sarana masyarakat lainnya di
Papua Selatan.
“Kemampuan itu
harus dilatih dan dilatih. Kalau tidak pernah digunakan, keterampilan akan
hilang. Terus kembangkan diri dan tingkatkan kemampuan,”ujarnya.
Pangdam juga
mengapresiasi para pelatih dan instruktur yang telah memberikan ilmu serta
keterampilan kepada peserta selama penataran.
“Terima kasih
kepada para pelatih dan instruktur yang telah meluangkan waktu memberikan ilmu
dan keterampilan. Semoga apa yang diberikan berdampak positif bagi satuan dan
masyarakat,” ungkapnya.
Pangdam berharap
para peserta menjadikan penataran sebagai awal untuk terus meningkatkan
profesionalisme dan memberikan manfaat nyata melalui keterampilan yang
dimiliki.
Kegiatan turut
dihadiri Kasdam XXIV/MT, Irdam XXIV/MT, Kapoksahli Pangdam XXIV/MT, para
Asisten Kasdam XXIV/MT, Kazidam XXIV/MT, Danbrigif TP 83/Bugodi, para Danyonif
TP, serta Dandenzipur 11/MA.