PAPUA SELATAN,
Merauke — Pangdam
XXIV/Mandala Trikora (MT) Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia, S.E.,
bersama jajaran TNI, pemerintah daerah, dan unsur Forkopimda Papua Selatan
menanam 1.000 pohon mangrove di Pantai Payum, Kelurahan Samkai, Kabupaten
Merauke, Rabu (16/9/2026).
Kegiatan yang
digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI tersebut mengusung tema “TNI
Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.” Penanaman mangrove
menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menjaga kelestarian pesisir
sekaligus memberikan manfaat ekologis bagi masyarakat dan generasi mendatang.
Pangdam XXIV/MT
mengatakan, penanaman mangrove tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial,
tetapi merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian nyata dalam menjaga
lingkungan.
“Apa yang kita
tanam hari ini bukan hanya pohon, tetapi juga harapan. Semoga mangrove ini
tumbuh dengan baik, menjaga pesisir, memberikan manfaat bagi masyarakat, dan
menjadi warisan lingkungan yang dapat dinikmati generasi mendatang,” ujar
Pangdam.
Menurutnya,
kelestarian lingkungan membutuhkan kepedulian dan keterlibatan bersama. Karena
itu, TNI akan terus mendorong sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat
dalam berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi lingkungan dan
kehidupan masyarakat.
“Mari kita rawat
bersama apa yang telah kita tanam. Dengan kepedulian dan kebersamaan,
lingkungan yang sehat akan menjadi bagian dari masa depan Papua Selatan yang
lebih baik,” tambahnya.
Komandan Kodaeral
XI Merauke Laksamana Muda TNI Joko Andriyanto, S.T., M.Tr.Hanla., M.A.P., dalam
sambutannya menyampaikan bahwa penanaman 1.000 pohon merupakan wujud kepedulian
TNI terhadap kelestarian lingkungan dan keseimbangan ekosistem.
Ia menekankan
pentingnya menjaga dan merawat bibit yang telah ditanam agar dapat tumbuh
dengan baik serta memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat Kabupaten
Merauke.
Penanaman secara
simbolis kemudian dilakukan oleh para pejabat yang hadir, dilanjutkan penanaman
bersama bibit mangrove di kawasan Pantai Payum.
Kegiatan tersebut
turut dihadiri Danrem 174/Anim Ti Waninggap Brigjen TNI Mustakim, S.I.P.,
Komandan Lanud J.A. Dimara Kolonel Pnb Beny Aprianto, S.M., Dandim 1707/Merauke
Letkol Inf Bayu Prabowo, S.I.P., Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, S.I.K.,
M.M., serta sejumlah pejabat pemerintah daerah dan instansi terkait.
Seluruh rangkaian
kegiatan penanaman 1.000 mangrove berlangsung tertib dan aman, sekaligus
menjadi momentum memperkuat sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat
dalam menjaga kelestarian pesisir Papua Selatan.